Selamat Datang di Ungkapan Semesta Selamat Datang di Ungkapan Semesta Selamat Datang di Ungkapan Semesta Selamat Datang di Ungkapan Semesta Selamat Datang di Ungkapan Semesta

Kamis, 01 Januari 2015

DENGAN RANGGINANG AKU HIDUP

   
Demi menghidupi seluruh keluarga besarnya, seorang ibu di cibiru, kab bandung bekerja seorang diri menjadi pembuat dan penjual rangginang. Nama ibu tersebut adalah Euis (49) yang bekerja keras memenuhi kebutuhan 4 anak, suami, orang tua ibu Euis sekaligus kakak dan adik ibu Euis.
Karena suaminya mempunyai penyakit struck dan akhirnya ibu Euis yang menjadi tulang punggung keluarga menggantikan suaminya dengan berfropesi menjadi pembuat rangginang yang telah di jalaninya selama 16 tahun.
Setiap pukul 02.00 subuh beliau sudah bangun untuk mengolah beberapa kg beras itu menjadi sebuah adonan yang siap untuk dicetak. Kadang beliau di bantu oleh anak perempuannya untuk mencetak adonan adonan rangginang itu sebelum berangkat ke sekolah. Setelah adonan selesai bu Euis menjemur rangginang tersebut di depan rumah nya sendirian.
Dari hasil penjualan rangginang tersebut bu Euis hanya mendapatkan untung 600 rb per bulan, yang jelas tidak mencukupi untuk biaya semua kebutuhan keluarganya. Apa lagi bila musim hujan datang memproduksi rangginang nya berkurang karena lama sekali untuk mengeringkan rangginang nya tersebut. Namun, iya terus berjuang untuk menafkahi keluarga, menyekolahkan anak anak nya, dan mengobati suami dan orang tua ibu Euis. Sungguh besar perjuangan ibu yang tak pernah mengenal lelah tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar